Selly Oktaviani Feedeed adalah website yang mengulas seputar dunia aplikasi, game, tutorial dan lain sebagainya.

Game Web3 Piala Dunia Qatar 2022 Resmi Dari FIFA

4 min read

game Web3 piala dunia Qatar

Kemunculan game Web3 piala dunia Qatar termasuk telah banyak ditunggu calon penggunanya. Apalagi berasal dari FIFA sehingga penggemar menantikan sejak lama. Tentunya terdapat beberapa keunikan menarik yang dapat dirasakan.

Baca juga: Trik Main Game PES Bola untuk Jadi Pemain Profesional

Sebenarnya FIFA sendiri tidak akan bekerja sama kembali dengan EA (Electronic Arts). Terutama berkaitan dengan game sepak bola yang sudah lama dimiliki. Keduanya akan berpisah atau banyak yang menyebutkan bercerai.

 

Harus diketahui sebelumnya bukan berarti tidak lagi ditemukan game sepak bola FIFA. Melainkan tetap ada proyek terbaru dibuat bagi user. Kita dapat mengambil contoh proyek baru bernama Web3 atau Web 3.0.

 

Perilisan game Web3 piala dunia Qatar dilakukan tepat pada 2022. Tidak lain untuk menyambut pelaksanaan World Cup yang diselenggarakan di Qatar tersebut. Calon usernya sudah mulai memburu untuk merasakan gameplay.

 

Apabila melihat dari laman resmi, sebenarnya bukan hanya menjadi satu game saja. Melainkan telah dipisahkan kembali menjadi 4 permainan berbeda sebagai pilihan. Pastinya tambah unik disebabkan dilengkapi teknologi blockchain.

 

Kalian yang tertarik menggunakannya harus mempelajari setiap permainan rilisan. Apalagi terdapat fakta menarik mengenai game tersebut dari FIFA. Tidak ketinggalan perlu juga mengetahui review beserta kritikan di dalamnya.

Jenis Game Web3 Piala Dunia Qatar 2022 Terbaru

game Web3 piala dunia Qatar
source: special

Untuk kalian yang ingin menikmati permainan ini, telah disajikan pilihan bervariasi. Pastinya bisa menggunakan berbagai fitur maupun menu menarik. Masing-masing punya daya tarik tersendiri sehingga penting untuk dicoba segera.

  • Al League: FIFA World Cup Qatar

Dalam game Web3 piala dunia Qatar, terdapat Al League: FIFA World Cup Qatar. Pastinya menjadi pilihan yang tepat kalau dipakai user. Apalagi termasuk kasual 4 on 4 sehingga mudah dimengerti.

 

Selain itu karakter bisa dikendalikan oleh AI. Bukan hanya itu, akan dilengkapi input player demi mengeluarkan suatu momen taktik. Kita bisa menjadi pelatih sekaligus pemilik tim AI dan melakukan tantangan.

 

Beberapa tandangan menyenangkan yakni meningkatkan kemampuan tim dengan pelatihan atau power-up. Bukan hanya itu, kalian dapat melakukan perdagangan serta pengumpulan karakter. Kemudian dapat melakukan kombinasi terbaik.

  • FIFA Piala Dunia Qatar 2022 in the Upland Metaverse

FIFA World Cup Qatar 2022 in the Upland Metaverse ternyata proyek yang paling ditunggu. Terlebih menggandeng langsung suatu platform metaverse terkenal. FIFA ternyata sudah bekerja sama dengan platform blockchain upland.

 

Hasilnya game Web3 piala dunia Qatar punya keunikan karena bisa mengumpulkan aset digital. Tentunya dapat berupa highlight legendaris sepanjang turnamen. Bukan hanya itu, perjalanan, belanja dan menukarkan aset dapat dilakukan.

  • Matchday Challenge: FIFA Piala Dunia Qatar 2022 Edition

Sejak mengumumkan Matchday Challenge: FIFA World Cup Qatar 2022 Edition, tentu banyak dinantikan. Terutama karena dilengkapi dengan keunikan dari pemakaian. Apalagi telah digolongkan sebagai casual social prediction.

 

Sebenarnya untuk basis di dalamnya dilengkapi dengan kartu sepak bola. Kalian bisa menikmati dengan cara memprediksi hasil yang dianggap akan tepat. Walau bentuknya terdapat kartu, meski begitu tetap menyenangkan untuk dicoba.

  • FIFA World Cup Qatar 2022 on Phygtl

FIFA World Cup Qatar 2022 on Phygtl tentunya cukup disarankan terutama untuk pengguna smartphone. Terlebih jika sering memainkan game tersebut memakai handphone. Pastinya akan menikmati secara maksimal disebabkan fungsinya.

 

Sebagai game Web3 piala dunia Qatar, kualitasnya dinyatakan baik. Tidak lain karena mampu melibatkan penggemar secara langsung di dalamnya. Tentu secara efektif mampu membawa fandom untuk menuju pada dimensi baru.

Komentar FIFA Mengenai Web3 Dinilai Dapat Berhasil

game Web3 piala dunia Qatar
source: special

Perilisan game Web3 piala dunia Qatar sebenarnya telah menjadi rencana terbaru FIFA yang dikeluarkan. Mereka berusaha untuk membuat inovasi dalam permainan. Pastinya berbagai pihak telah mengeluarkan komentar tersendiri.

 

Khusus untuk pihak FIFA sendiri telah mengeluarkan pendapat mereka sendiri. Melalui Romy Gai yang menjadi Chief Business Officer mereka. Dia telah menggambarkan hal ini akan menjadi kemitraan yang terbilang menarik.

 

Apalagi pada masa sekarang, perkembangan dunia digital semakin kuat dan besar pertumbuhannya. Hasilnya berusaha untuk merangkul penggemar sepak bola digital. Terlebih disebabkan fans sepak bola yang terbilang sangat besar.

 

Besarnya fans bola bisa membuat game Web3 piala dunia Qatar punya peluang berkembang. Kita sebagai penggemar bukan hanya dapat menikmati turnamen 4 tahunan. Melainkan bisa terlibat aktif dalam sepak bola digital.

 

FIFA menyatakan ingin membangun strategi permainan supaya mampu tambah berkembang. Bukan hanya untuk turnamen sekarang melainkan sampai masa depan. Peran untuk dimainkan begitu baik dan akan menjadi awal perjalanan positif.

 

Tapi yang perlu diketahui user adalah bukan termasuk game AAA seperti sebelumnya. Terutama karena tidak ada kerja sama dengan seri EA. Tentunya masih terdapat banyak kemungkinan dapat terjadi perkembangan game.

 

Nantinya game Web3 piala dunia Qatar berpeluang bergabung dengan flagship lainnya. Apalagi jika memiliki tujuan dan kemampuan yang baik. Tidak lain untuk membangun permainan yang semakin berkualitas dan lebih bagus.

 

Pada dasarnya FIFA masih belum terburu-buru untuk menggandeng perusahaan pengganti. Melainkan berusaha untuk mempertahankan game yang sudah dimiliki. Terlebih usernya masih mampu merasakan kenikmatan variasi permainan.

Permainan Ini Menjadi Game Terakhir yang Memakai Nama EA

game Web3 piala dunia Qatar
source: special

Kemunculan game Web3 piala dunia Qatar sebenarnya banyak yang menganggap baik. Tidak lain karena terdapat berita buruk mengenai FIFA 23. Tentu game tersebut akan menjadi yang terakhir dilengkapi dengan EA.

 

Pastinya kerja sama tersebut menyebabkan adanya penamaan embel-embel FIFA. Perlu diketahui kalau kerja sama tersebut telah dilakukan selama 30 tahun. Artinya terdapat perjalanan panjang sehingga sejarahnya sangat kuat.

 

Penyematan nama FIFA tersebut pada waralaba ternyata berkembang dengan baik. Terutama karena membuktikan diri menjadi salah satu permainan sepak bola paling bagus. Bahkan mendapatkan keuntungan dalam jumlah yang maksimal.

 

Variasi game Web3 piala dunia Qatar dapat dijadikan gambaran. Nantinya setelah FIFA 23, tidak akan terdapat nama serupa lagi. Tapi dilengkapi nama berbeda mulai tahun depan yakni EA Sports FC.

 

Perceraian ini menyebabkan keduanya akan memiliki permainan berbeda. Khusus EA sendiri menggunakan EA Sports FC setelah brand FIFA ditinggalkan. Hal ini cukup diwajarkan disebabkan banyaknya permintaan federasi sepak bola tersebut.

 

Dalam kontrak setiap 4 tahun, EA wajib membayar USD1 miliar. Karena hanya memakai nama, tentunya dianggap menjadi pengeluaran yang sangat besar. Tidak heran jika keputusan meninggalkan FIFA dirasakan keputusan tepat.

 

Berkaitan dengan game Web3 piala dunia Qatar sendiri tetap menarik untuk dimainkan. Sementara itu Andrew Wilson selaku CEO EA juga memberikan suatu pernyataan. Terutama berkaitan dengan pemakaian nama FIFA tersebut.

 

Kesuksesan game ini menjadi yang paling besar dalam waralaba FIFA. Respon yang diberikan oleh para penggemar selalu besar setiap kali ada peluncuran. Bahkan khusus FIFA 23 kemungkinan dapat mengeluarkan rekor.

 

Hal ini dibuktikan karena ada rekor tertinggi pemain login yang mencapai 10,3 juta orang. Tentunya diperoleh dalam waktu seminggu perilisan. Wajar jika kemudian pantas menjadi salah satu waralaba game sukses.

FIFA 23 Banyak Mendapatkan Kritik dari Penggunanya

Kualitas game Web3 piala dunia Qatar dan permainan rilisan selanjutnya tentu dapat semakin baik. Bahkan dalam keterangan pihak FIFA, dilengkapi banyak tambahan. Misalnya seperti World Cup pria maupun wanita tersedia.

 

Bukan hanya itu, tapi memiliki klub sepak bola pria dan wanita lengkap. Pengalaman dapat semakin otentik sekaligus imersif bagi player. Pembuktian kualitas salah satunya dengan memakai Sam Kerr sebagai cover gamenya.

 

Bintang sepak bola wanita asal Chelsea tersebut membuat perkembangan FIFA telah kelihatan. Walaupun banyak klaim akan sukses, tetap saja ada beberapa kritik buruk. Ulasan negatif muncul disebabkan masalah yang keluar.

 

Sebenarnya terdapat beberapa keluhan seperti sistem anti-cheat pada PC yang kurang berjalan. Belum lagi versi Nintendo Switch ternyata kurang berjalan baik. Bahkan jumlah microtransaction terlalu besar saat mode Ultimate Team.

 

Pastinya kekurangan semacam ini telah mengurangi kenikmatan saat bermain. Tidak heran jika banyak yang protes supaya diperbaiki segera mungkin. Apalagi dapat mengganggu saat player menikmati fitur maupun gameplay di dalamnya.

 

Apabila ingin menikmati game Web3 piala dunia Qatar maupun FIFA, sudah bebas. Kalian bisa memakai PC, PS4, PS5, Xbox maupun Nintendo Switch. Tentunya dapat menikmati pengalaman soal kelebihan dan kekurangannya.

 

Walaupun tidak sedikit yang memberikan kritik maupun celaan, banyak juga user menantikan. Terutama jika bisa meningkatkan beberapa kekurangan yang muncul sebelumnya. Tentu mereka menginginkan game kesayangannya supaya tambah baik.

Baca juga: Game Bola Terbaik untuk PC dan Smartphone

Perkembangan yang dilakukan sebenarnya kemungkinan besar akan terus terjadi. Apalagi dengan keinginan FIFA di mana berencana membuat proyek permainan lebih baik. Wajar jika kemudian akan lebih banyak memakai teknologi baru.

 

Kalian yang sudah menantikan sejak perilisan, sudah dapat mencoba secara resmi. Keempat game yang telah disebutkan tentu punya keunikan mereka sendiri-sendiri. Hasilnya memainkan game Web3 piala dunia Qatar lebih menarik.

Selly Oktaviani Feedeed adalah website yang mengulas seputar dunia aplikasi, game, tutorial dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *