Selly Oktaviani Feedeed adalah website yang mengulas seputar dunia aplikasi, game, tutorial dan lain sebagainya.

Alasan Mengapa Bermain PUBG Haram Harus Kalian Tahu

4 min read

PUBG Haram

Kini, banyak berita yang menyatakan bahwa game PUBG haram. Terlebih lagi, klaim ini pastinya memancing perdebatan dari para gamers karena menganggap tidak pantas sebuah game yang notabene merupakan hiburan, malah menjadi persoalan.

Baca Juga : Cara PUBG Mobile Redeem Pasti Berhasil

Berhubung pasar game terbesar ada pada versi mobile, banyak game yang berbondong-bondong untuk memprogram game untuk dapat dimainkan dari HP. Termasuk dengan game PUBG yang semulanya merupakan game berbasis komputer yang diprogram ke versi mobile.

PUBG, singkatan dari games Player Unknown Battlegrounds muncul versi mobile pada bulan maret tahun 2017. Sejak saat itu, PUBG menjelma menjadi salah satu game paling populer dan yang paling sering diunduh pada perangkat baik android maupun iOS.

Namun, seiring berkembang dan memiliki basis penggemar global yang semakin luas, banyak persoalan yang harus dihadapi developer game ini. Salah satunya adalah persoalan PUBG haram yang harus dibereskan demi memperbaiki citra game ini.

Sejak kapan PUBG Haram dan apa saja alasannya?

PUBG Haram

PUBG diklaim haram di beberapa negara dan beberapa organisasi Islam. Di Indonesia sendiri, Aceh mulai memberlakukan pelarangan PUBG untuk dimainkan serta telah dikeluarkannya fatwa haram. Namun, dibalik klaim ini, ada peristiwa yang menjadi sebab klaim ini.

Apakah Anda masih ingat dengan kasus terorisme di Selandia baru? Penembakan terhadap sekitar 40 Muslim yang sedang beribadah di kota Christcurch dianggap disebabkan karena pelaku termotivasi dengan game tembak-tembakan, seperti PUBG.

Dugaan ini lahir karena Brendon Tarrant, yang merupakan pelaku teror, menggunakan senjata yang bisa dibilang mirip dengan yang ada di game PUBG. Selain itu, aksinya direkam dengan kamera diatas kepada sehingga memberikan sensasi seakan sedang bermain PUBG.

Yang semakin meyakinkan untuk memberi label PUBG haram adalah karena takutnya game ini semakin memotivasi orang untuk menjadi teroris. Hal ini bisa dilihat dari cuitan Brandon Tarrant di Twitter yang secara terang-terangan mengaku kegilaannya terhadap PUBG.

Jadi, game aksi ini takutnya akan membuat anak-anak, terutama yang masih mudah terpengaruhi, menjadi terjerumus kedalam dunia perterorisan. Jadi, fatwa haram terhadap PUBG mulai ditekankan dan bahkan game ini sudah dilarang di berbagai daerah.

Menurut seorang Profesor di Universitas Al-Azhar di Mesir, dia menekankan bahwa seseorang yang bermain game PUBG, akan langsung dikatakan haram. Sebab, menurut dia bahwa semua yang ada unsur yang melenceng adalah haram.

Bahkan, dia sendiri menganggap bahwa game ini ada kaitannya dengan teroris. Dia secara terang-terangan menyatakan bahwa kelompok seperti ISIS akan senang dengan anak-anak yang sudah suka bermain tembak-tembakan atau bunuh membunuh.

Apa Saja Alasan Utama PUBG Haram?

PUBG Haram

Seperti yang disebutkan sebelumnya. Klaim ini sudah berdasarkan beberapa pertimbangan yang matang serta dengan tujuan memperbaiki kepribadian generasi muda. Lalu, apa saja pertimbangan tersebut hingga membuat game ini kemudian dilarang?

  1. Tidak Bermanfaat Baik

Game pada dasarnya hanya merupakan hiburan. Tetapi, jika game dapat memadukan hiburan sekaligus pengetahuan pastinya akan memberi kesan yang jauh lebih baik. Sayangnya, pada game PUBG dinilai pemainnya hanya akan dihibur.

Dengan demikian, PUBG sebagai salah satu game aksi dinilai hanya akan membuang-buang waktu. Bisa dilihat dari pemainnya yang akan menghabiskan waktu lama hanya untuk bersenang-senang dengan permainan tembak menembak ini.

Bahkan, terkadang orang bisa menjadi lupa waktu karena terlarut ketika bermain. Waktu makan, mandi, hingga ibadah menjadi terlupakan. Hasilnya kesehatan menjadi salah satu faktor yang terganggu.

  1. Dinilai Melecehkan Islam

Salah satu alasan PUBG haram adalah dari salah satu fitur terbaru yang ada pada game ini. Nama fitur itu adalah Birthday Crate. Namun, banyak yang menganggap bahwa bentuk dari fitur ini menyerupai dengan salah satu bangunan suci Islam.

Fitur tersebut mirip dengan bentuk ka’bah, yang mana mempunyai bentuk kotak dan berwarna hitam. Sekilas, bentuk fitur ini memang mirip dengan bentuk bangunan kabah. Sehingga fitur ini kemudian diprotes dan diminta untuk segera diboikot.

Namun, sebagai penyelesaiannya, pihak developer PUBG segera melakukan desain ulang untuk fitur ini. Tidak lupa, mereka juga segera meminta maaf dan mengaku bahwa ini bukan sebuah kesengajaan. Tetapi impresi buruk kepada PUBG tetap ada.

  1. Memperburuk Sikap Seseorang

PUBG dinilai dapat membuat buruk seseorang yang dimulai dari sikap sehari-harinya. Hal ini bisa terjadi karena ketika seseorang tergila-gila dengan sesuatu, besar kemungkinan orang tersebut bisa rela melakukan apapun untuk mewujudkannya.

Di PUBG, orang-orang pasti ingin mengincar kemenangan. Dengan demikian, gamers untuk mendapatkan kemenangan itu bisa jadi melakukan pembelian dengan uang asli untuk mendapatkan senjata tambahan, dan melakukan aksi curang demi ambisinya.

Dengan sikap ini, bisa jadi orang tersebut menjadi bahaya untuk masa depan. Hasilnya, fatwa PUBG haram untuk menjadi peringatan kepada anak-anak muda agar tidak terlalu tergila-gila dan menjadi terlarut kepada game tersebut sampai lupa dunia.

  1. Mengandung Unsur Kekerasan

Seperti selayaknya permainan aksi. Pastinya menegangkan dan cenderung memiliki adegan pukul memukul hingga bunuh membunuh. PUBG sebagai game battleroyale mengharuskan membunuh karakter lain untuk mendapatkan kemenangannya.

Tetapi, pembunuhan dalam semua agama merupakan hal yang terlarang. Pembunuhan merupakan simbol kekejaman, kebrutalan dan pastinya merupakan hal yang haram. Oleh karena itu, banyak yang pihak menganggap orang bisa terjerumus.

Padahal, game hanyalah sebuah hiburan, sebuah penghapus rasa bosan. Apalagi membunuh disini hanya membunuh karakter lain, bukan secara langsung. Jadi, menurut berbagai pihak, alasan ini sangat ditentang karena tidak rasional.

  1. Menimbulkan Sifat Agresif Dan Kecanduan

Agresif memiliki bentuk dalam bentuk baik dan buruk. Jika sifat agresif buruk yang terbentuk, maka seseorang tersebut bisa memiliki sifat buruk di semua segi. Karena PUBG mengharuskan agresif, kemungkinan pemainnya menjadi agresif setiap waktu.

Kecanduan juga merupakan efek samping dari bermain PUBG. Ketika kalah, seseorang pastinya ingin mengejar kemenangan. Sebaliknya, ketika menang, jarang sekali ada yang langsung puas sehingga akan main lagi dan lagi hingga akhirnya diri menjadi puas.

Pasalnya, dua sifat ini merupakan yang harus dilarang. Selain akan membuat diri sendiri menjadi tidak produktif, ini juga akan membuat orang dan lingkungan sekitar Anda merasa dirugikan. Jadi, sebaiknya Anda membatasi diri dalam bermain games.

  1. Berpotensi Membuat Generasi Teroris

PUBG haram merupakan sebuah klaim yang diberikan karena game tembak menembak ini bisa jadi merubah seseorang untuk menjadi teroris. Meskipun bukan selalu, tetapi besar kemungkinan pemainnya ingin menggunakan senjata sungguhan.

Bermain PUBG pastilah menyenangkan. Menembak lawan hingga memperoleh kemenangan merupakan sebuah trik untuk menang. Tetapi, diri anak yang mudah terpengaruh bisa menjadi potensi seseorang untuk menjadi generasi yang buruk.

Pro dan Kontra dari Klaim Haramnya PUBG ini

PUBG Haram

Di Indonesia, PUBG dikategorikan haram dimulai dari Majelis Pemusyawaratan Ulama (MPU) Aceh. Keputusan itu diambil pada tahun 2019 pada saat sidang paripurna ulama ke-3 di kota Banda Aceh. Sejak saat itu, banyak pihak yang kemudian menganggap keputusan ini benar.

Pihak-pihak yang menyetujui ada banyak, yaitu pemerintah Aceh sendiri hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI). Bahkan, berkat fatwa PUBG Haram yang dilontarkan MPU Aceh, negara lain seperti India, Irak, dan Nepal telah mengikuti langkah untuk memblokir PUBG di negaranya.

Selain beberapa negara yang telah mengikuti langkah untuk memberikan label haram dan memblokir PUBG, beberapa negara lainnya juga telah membahasnya. Malaysia hingga Arab Saudi kini telah diwacanakan akan segera memblokir game ini.

Alasan dibalik negara-negara tersebut adalah karena besar kemungkinan akan memicu radikalisme. Mereka menilai bahwa pemblokiran ini akan mendatangkan banyak sekali manfaat dan akan mendatangkan ribuan dampak positif untuk para pemain game.

Sebaliknya, sebuah pro pasti selalu dibarengi kontra. Berhubung PUBG mempunyai basis penggemar yang besar, terdapat banyak protes atas fatwa haram yang diberikan. Mereka juga berencana untuk melakukan boikot atau setidaknya berunding untuk mendapat titik tengah.

Meskipun diblokir, masih banyak kalangan yang tetap bermain game ini. Mereka menganggap bahwa game ini tidak ada salahnya untuk dimainkan. Hanya saja, kontrol diri sendiri yang paling dibutuhkan dalam memainkan game ini.

Bermain PUBG itu boleh dan tidak ada salahnya asalkan diri sendiri mampu menjaga diri untuk tidak lalai. Sebaliknya jika diri sendiri tidak terkontrol dan malah terjerumus, hanya akan menjadi hal yang buruk. Bahkan, klaim haram ini juga hanya melibatkan MPU sepihak.

Baca Juga : Cara Membuat Nickname PUBG Paling Praktis dan Mudah

Game PUBG kini telah mencapai titik ketenarannya dengan banyaknya penggemar di seluruh dunia. Tetapi ketenaran ini harus dibarengi dengan banyak persoalan. PUBG haram mungkin merupakan persoalan yang harus ditangani untuk memperbaiki nama PUBG di dunia game.

Selly Oktaviani Feedeed adalah website yang mengulas seputar dunia aplikasi, game, tutorial dan lain sebagainya.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *